Allah Berfirman dalam Surat Ali Imran Surat ke 3 ayat 103 mengenai Wajibnya Berpegang teguh kepada Tali Allah yaitu Al-Quran dan Tidak Bolehnya Bercerai Berai atau membuat Sekte/Aliran/Ormas islam/kelompok. (Apapun Alasannya dalam Qur’an semuanya di sebut golongan). Semua pemecah belah, karena tujuan semakin memperuncin dan mempertajam perbedaan.

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatnya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.

Lebih lanjut ditegaskan tidak kurang dari 7 ayat dalam 4 surat, Yang artinya sebagai berikut :

1. Surat Al-anam surat ke 6 ayat 159
Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka menjadi bergolongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu (Nabi Muhammad Saw) kepada mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah terserah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.

Memang benar Sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh At Tirmidzi nomor 171, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam diriwayatkan telah bersabda, Ummatku akan terbagi menjadi 73 golongan, semuanya di neraka kecuali satu golongan. Para sahabat bertanya kepada Rasulullah golongan apakah itu. Kemudian beliau menjawab, Al-Quran dan Sunnah.

Ini merupakan prediksi bahwasanya akan ada 73 golongan, bukan disuruh untuk membuat golongan, tetapi yang kita lihat sekarang orang berlomba-lomba membuat golongan dan mereka merekrut sebanyak mungkin jemaah, dan, lebih lanjut mereka merasa bangga dengan golongannya dan merasa yanng paling benar bahkan ada yang sampai mengkafirkan yang lain. naudzubillahimindalik.

2. Surat Ar-Rum surat ke 30 ayat 31-32 dengan kembali bertaubat kepadanya dan bertakwalah kepadanya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.

3. Surat Al-muminun Surat ke 23 ayat 53-54 Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing).
Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai suatu waktu.

4. Dia telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkannya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendakinya dan memberi petunjuk kepada (agama)nya orang yang kembali (kepadanya).

Dan mereka (ahli kitab) tidak berpecah belah, kecuali setelah datang pada mereka ilmu pengetahuan, karena kedengkian di antara mereka. Kalau tidaklah karena sesuatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulunya (untuk menangguhkan azab) sampai kepada waktu yang ditentukan, pastilah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang diwariskan kepada mereka Al-Kitab (Taurat dan Injil) sesudah mereka, benar-benar berada dalam keraguan yang menggoncangkan tentang kitab itu.

Secara sadar atau tidak dimanfaatkan oleh Ulama/ Ajengan/Ustadz/Kiay/Imam dan kita mengikuti tanpa proses mengkroscek kebenaran sehingga banyak yang tersesat.

Dan apa bila kita baca ayat sebelum al-muminun 52,
Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepadaku.
Dan Ar-rum 30,
Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

Jadi yang harus kita ikuti agama yang satu, agama yang lurus…
dan label yang paling benar kita sandang adalah muslim. karena allah menyebut kita seperti itu, bukan nama-nama yang dibuat oleh manusia dengan maksud/dalih menghormati atau mengagungkan ulama tertentu… tidak kurang dari 17 ayat dalam berbagai surat Allah Swt menyebut kita muslim.

Siapakah Nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam? beliau adalah muslim
Disebutkan dalam al-Qur’an Surah Ali Imron ayat 52 bahwa Isa as atau Yesus Alaihissalam adalah seorang Muslim.

Kemudian, di Surah Ali Imron ayat 67, Al Qur’an mengatakan bahwa Ibrahim Alaihissalam bukanlah seorang Yahudi atau Nasrani melainkan seorang Muslim.

Surat fushilat 33 Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri (Muslim).

Surat Ali Imron ayat 64
Katakanlah: Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka:
Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah) (Muslim).

Dalil-dalil Allah SWT menyebut kita muslim ali imran 3: 67 dan 3 : 52 dan al hajj 22 : 78, fusilat 41 : 33 dawah , zumur 39:12 Qul muslim ali imran 3:64, al baqarah 2:136, al anbiya :21:108, Al-qasas 28:53, al-ankabut 29:46
An nisa 4:159.

Dalam surat an-nisa ayat 59.
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

Berhubung sekarang banyak ulama berlainan pendapat kita kembalikan kepada Allah dan rasul…. dan itu yang terbaik…. bagaimana caranya “BACALAH”
Apabila anda sudah berada dalam suatu golongan atau yang belum.. yang paling utama bacalah karena wahyu pertama nabi muhammad SAW adalah BACALAH (IQRA), selama sesuai dengan al-quran dan hadits ikuti, tetapi apabila tidak tinggalkan, memang benar psikologi manusia meyakini apa yang dia yakini, mereka mengikuti apa yang dia anut/percaya, Oleh sebab itu tingkatkanlah selalu iman dan takwa kita mudah2an allah menunjukan selalu jalan yang lurus, jalan yang diridhoi bukan jelan yang sesat dan jalan yang dimurkai dan Kalian Tidak akan tersesat selama kalian berpegang pada Al-quran Dan Sunnahku (Hadits kuat bersumber dari qur’an).

Wallahualam bishawab

Bantu share, Insyaallah bermanfaat…Semoga kita selalu mendapatkan hidayahnya…Amin ya rabbballamin.

 Dwiwap

Comments

comments