Bagiku hidup bukan pertandingan
Di mana ada yang menang ada yang kalah
Bagiku hidup bukan medan pertempuran
Di mana ada yang hidup dan yang mati
Bagiku hidup juga bukanlah tontonan
Yang hanya bisa dinikmati dan dilihat dari jauh.

Bagiku hidup juga bukanlah hiburan Yang habis manis sepah dibuang Mungkin bagi sebagian manusia Hidup adalah bahan tertawaan Di mana mereka bahagia di atas penderitaan orang lain.

Di mana mereka memeras yang miskin demi memperkaya diri mereka Di mana mereka meremehkan kehidupan yang sesungguhnya sangat berarti bagi orang lain.

Mungkin bagi segelintir orang
Hidup adalah alasan untuk menangis
Di mana orang akan selalu meratap dan menghujat Allah.

Di mana banyak orang terperangkap dalam ilusi kesedihan yang tiada guna Terperangkap dalam penderitaan semu yang mereka ciptakan sendiri Namun, Di mana yang hidup Berjuang untuk tetap hidup.

Yang telah mati Biarlah mengakhiri perjuangannya di dunia.

Bagiku hidup adalah cerita Penuh tangis tawa emosi dan sandiwara Yang tertuang dalam tiap untaian kata yang selalu merdu untuk didengar.

Bagiku hidup bagaikan sebuah doa Penuh harap dan kepasrahan Penuh syukur dan keluh kesah Dan yang selalu ku sadar.

Bagiku hidup bagaikan sebuah rumah Di mana kita bisa berlindung dari segala ancaman dan bahaya. Di mana kita bisa tinggal bersama dan bertukar sapa, Di mana ada aku dan kamu yang saling mengasihi Karena kita hidup di dunia bukan untuk mengasihi orang yang sempurna Tapi…
Untuk membuat orang yang kita kasihi merasa sempurna.

 

Comments

comments

tags: