Apakah Semua Ulama Terdahulu maupun sekarang Atau Ustadz, Kiay semua itu bisa di jadikan tolak ukur?
Silahkan yang bisa jawab dengan tepat dan berikut penjelasannya beserta alasannya, di utamakan yg saya harapkan yang menjawab adalah sarjanah S1, S2, S3, Dosen, Fropesor, Dr, Atau yg bertitle lainnya dan mahasiswa perguruan tinggi yg cerdas lainnya dan ustad atau Kiay yang cerdas juga dan yg berpengalaman luas tentang ilmu pengetahuan apapun bukan yg kiay taqlid dan fanatisme.
Mohon maap untuk yg Sd, Smp, Sma, D1 dan orang yg awam sy mohon untuk tidak ikut menjawab, karena hanya akan ngrecokin saja/buat spam. Mohon untuk nyimak saja. (Karena gak bakal nyambung jika ikut jawab/menyanggah).🙏
Pertanyaan tersebut tidak ada maksut sedikitpun untuk merendahkan atau menyombongkan atau mungkin tidak menghargai, tapi semata-mata untuk mencari wawasan dan pengetahuan yg Luas.
Pertanyaan memang agak lebai namun ini bisa mengasah keilmuan Dan wawasan anda.
UNTUK YG SUDAH MEMENUHI PERSARATAN YG SAYA SEBUTKAN SILAHKAN YG MAU JAWAB. JAWABANNYA YA ATAU TIDAK.
Kalau iya jelaskan beserta alasannya dan kalau tidak juga jelaskan beserta alasannya. terimakasih.
=> Nambah :
Di mohon yg memenuhi persyaratan untuk menjawab dengan Profesianal, di larang ngeles atau mempermasalahkan hal yg kecil, seperti kesalahan dalam menulis atau sejenisnya.
Dan di mohon untuk yg memenuhi persyaratan jgn menyembunyikan ilmu dan kecerdasan anda, berbagilah dgn orang awam.
=> Ketentuan mengomentari/menjawab :
A. Selalu baca postingan terlebih dahulu! Walaupun hanya sekilas, setidaknya komentar kita tidak keluar dari topik pembicaraan.
B. Komentar atau kritikan tidak boleh Paut Alias Melebih-lebihkan Atau Mengada-ngada atau Membuat cerita dusta
📝 Dwiwap

Comments

comments