Dari ‘Abdullah bin ’Umar ra, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda :

Islam dibangun atas lima perkara :

(1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya.
(2) mendirikan shalat.
(3) menunaikan zakat
(4) naik haji ke Baitullah bagi yang mampu.
(5) berpuasa di bulan Ramadhan. (HR. Bukhari no. 8 dan Muslim no. 16)

Ada dikalangan umat Islam tertentu yang jarang atau tidak pernah sekali mengerjakan sholat lima waktu.

Tetapi ketika tiba bulan ramadhan mereka sangat antusias untuk melaksnakan puasa ramadhan dan sholat tarawih.

Tetapi Shalat 5 Waktu yg Sebagai pusat semua amal ibadah banyak yang di abaikan…Mereka sadar atau Tidak saya tidak tau. Rata-rata mayoritas mereka menurut sy kebanyakan seperti itu.

Apa yang menjadi motivasi mereka.
Ternyata mereka termotivasi hadits yang sampaikan para uztad kyai ulama.

Haditsnya.

Dari Abu Hurairah Ra, Bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

1. Barangsiapa melakukan ibadah Ramadhan karena iman dan mengharap ridlo’Nya, maka diampunilah dosa-dosanya yang telah lewat. Muttafaq Alaihi.

2. Abu Hurairah r.a. mengatakan bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa menunaikan shalat malam Ramadhan (tarawih) karena iman dan mengharap keridhaan Allah, maka diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu.

Ternyata kekuatan hadits melebihi ayat ayat Al-qur’an. Sehingga banyak umat islam lebih percaya dengan hadits daripada Al-qur’an.

Umat islam itu pedomannya yaitu Alqur’an dan Hadits yg sahih bukan hanya haditsnya saja sedangkan Qur’an Malah ditinggalkan.

Kenapa bisa terjadi seperti itu?
Karena uztad, Kyai dan Ulama jarang menerangkan motivasi ayat ayat Al-qur’an.

Karena tidak ada ayat ayat Al-qur’an yang menjanjikan bahwa sholat lima waktu akan diampuni dosa dosanya yang telah lewat.

Maka mereka percaya dengan cukup dengan puasa Ramadhan dan sholat tarawih sekali setahun maka dosa dosa yang telah lalu akan diampuni semuanya.

Wallahu’alam

 Dwiwap

Comments

comments