Alhamdulillah Saya bisa Hadir di kota bekasi dalam Acara dr zakir Dan nyimak sampai acara hampir slesai. Walau saya tidak bisa bahasa inggris namun sy bisa mendengerkan terjemahannya melalui Radio dan nelau penerjemah yg sudah di siapkan.

Cuma yg saya sayangkan saya sudah menyiapkan 4 pertanyaan dan hanya satu saja yang ingin benar2 saya utarakan kalau tidak bisa semuanya, karna hanya dr zakir yg saya Rasa mampu menjawab dgn logis atas pertanyaan saya itu.

Saya sudah berusaha mengajukan bahwa sy ingin mengajukan pertanyaan “kepada petugas” saya bilang bukan cuma non muslim saja yg mau tanya. Cuma sang petugas mengutamakan non muslim yg bisa berbahasa inggris untuk bertanya lebih dulu, Akhirnya sampai Acara selesai saya tidak dapat giliran, Saya agak kecewa Mungkin saya bisadapat giliran jika acaranya dilanjutkan nyampek pagi Karna sangking banyaknya non Muslim dan Muslim yang ingin bertanya atau mengajukan pertanyaan.

Tapi Alhamdulillah banyak sekali Non muslim yang berhasil di Islamkan Oleh ust Dr Zakir Naik. saya jd terharu, sedih, senang dan gak sengaja ikut nangis meneteskan Air mata sangking terharunya. Cuma tanda tanya saya yang sudah berhasil di islamkankan kedepannya bagaimana?

Yuk kita yang sudah menjadi muslim sejak lahir, Mari kita bersukur kepada Alloh subhana wataala dan mari kita perbaiki amal ibadah kita, mari kita utamakan yg wajib dan yg ada perintah dari Allah kita laksanakan dahulu lalu kedua jalankan Sunnah bukan mengutamakan bidah dan tradisi-tradisi atau adat sedangkan yg wajib dan sunnah banyak yang di abaikan.

Nabi Sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda ;
ﻛُﻞُّ ﺑِﺪْﻋَﺔٍ ﺿَﻼَﻟَﺔٌ
Semua bid’ah adalah sesat. (HR. Muslim, 867).

Saya salut kepada Semua Non muslim yg berhasil di islamkan oleh Dr Zakir naik atau masuk islam mereka saya nilai orang-orang yang pemikirannya cerdas dan luas yang berusaha untuk menggali ilmu. Begitupun umat islam yg menyadari bahwa semua bidah itu sesat dan bisa benar-benar meninggalkan  Amalan adat, dan  Tradisi-tradisi di masyarakatnya. Maka sy akan lebih salut lagi.

 Dwiwap

Comments

comments

tags: