Sy cukup islam. Tidak ikut dalam islam golongan atau Ornas islam Dan Sexte, kenapa? Karena ikut kelompok dan golongan, menyebabkan taqlid buta dan fanatik buta yang berlebihan dan mengenai “salafi” mereka memang bukan kelompok seperti halnya Nu dan lainnya, namun yg mengklaim islam salafi dgn pengikutnya yg fanatik seolah-olah di buat kelompok. Untuk memahami apa yg sy katakan cukuplah anda menjadi muslim untuk islam yg satu yg berdasarkan dua petunjuk😊, yaitu Qur’an dan hadits, (yang ada sumbernya dari Qur’an).

Sedangkan Mereka yg mengklaim Islam salafi atau mengikuti seluruh ulama salaf atau Manhaj salaf pedomannya juga Alqur’an dan hadits yg sahih, cuma bedanya mereka tidak meneliti atau tidak mau tau lg hadits yg dianggap sahih tersebut benar-benar ada sumbernya dari Al-Qur’an atau tidak! Dan rata-rata mereka juga fanatik dan taqlid seperti halnya pengikut Kelompok dan Ormas islam, namun bedanya tidak nyampe ada butanya atau fanatik buta dan taqlid buta.

Dan juga mereka pengikut Ormas islam itu juga Pedomannya juga sama Qur’an dan hadits, namun kebanyakan hadits yg di gunakan hadits lemah menurut pendapat ulama terdahulu dan sebagai tambahan dari saya mereka itu mayoritas pinter, namun pinter yg saya maksut di sini harus di garis bawahai dulu yaitu :

1. Pinter Mlintir kebatilan/kesesatan (bid’ah), menjadi kebenaran bahkan di buat seolah-olah bagian agama islam yg wajib.
2. Pinter membuat cerita dusta.
3. Pinter Nengada-ngada dan melebih-lebihkan.

Mungkin yg ada di benak pengikut Ornas islam, jika seseorang itu murni pemahamannya menggunakan dua petunjuk tidak mencampur adukkan kebatilan/bidah dengan kebenaran Mereka cap wahabi atau tidak sejalan dengan rata-rata pengikut ormas islam terutama Nu mereka cap wahabi itulah kesalahan dari mayoritas umat islam pengikut ormas islam, terutama Nu, itu semua akibat taqlid buta dan fanatik buta yg berlebihan Akhirnya hatinya susah untuk memahami atau membedakan kebenaran yg Hak dengan yg kebenaran Semu. Wallohu Alm.

 Dwiwap

Comments

comments