Saya jawab dari Allah, yg gagal dalam Memahami pasti di kiranya langsung ketemu Allah Subhana Wataala..
Mari kita simak dan kita Hayati Qs di bawah ini.
Qs di bawah ini di tujukan ke Nabi Muhammad ketika itu, tapi setelah Nabi tiada Sy yakin berlaku untuk seluruh Umat manusia Yg berpikir.
Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Rabbmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran qolam (pena). Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.(QS. Al ‘Alaq: 1-5)
Setiap entitas, baik makhluk hidup maupun benda mati, tak ubahnya sebuah buku.
Karena itu perintah tidak turun dengan redaksi “Lihatlah dan perhatikanlah” tetapi dengan redaksi: “Bacalah” Itu karena buku memang untuk dibaca. Alam raya ini laksana perpustakaan Ilahi.
Itulah mengapa, ketika setiap entitas selain manusia ditugaskan untuk “menulis” manusia secara khusus ditugaskan pula, di samping menulis, untuk “membaca”.

Comments

comments